Tips Simpel nan Efektif Menjaga Rumah Sejuk Saat Kemarau

Tips Simpel nan Efektif Menjaga Rumah Sejuk Saat Kemarau

Saat musim kemarau, udara menjadi sangat panas karena curah hujan rendah. Pada beberapa tempat di Indonesia bahkan bisa memiliki suhu hingga 39°C. Hal ini tentu akan membuat Anda dan keluarga Anda merasa tidak nyaman beraktivitas di dalam rumah selama siang hari.

Anda bisa saja menggunakan beberapa peralatan elektronik seperti kipas angin dan air conditioner (AC). Namun, penggunaan dua peralatan elektronik tersebut dapat mendongkrak pengeluaran Anda, terutama tagihan listrik. Jadi, bagaimana cara menjaga rumah agar tetap sejuk saat musim kemarau? Anda memiliki banyak opsi untuk membuat rumah Anda lebih dingin baik di luar maupun di dalam rumah Anda. Anda dapat mempelajarinya dalam artikel berikut.

Perhijau Halaman Rumah Anda

Tiap rumah pasti memiliki atap sebagai perlindungan utama dari sengatan cahaya matahari. Namun, atap tidak dapat melindungi Anda dan keluarga Anda dari radiasi sinar inframerah. Solusinya adalah dengan menambahkan elemen yang dapat menyerap sinar matahari secara alami. Elemen tersebut adalah tumbuhan.

Tumbuhan menggunakan energi dari sinar matahari untuk kelangsungan hidupnya. Tumbuhan akan menyerap panas yang dibawa cahaya matahari saat kemarau dan mencegah abrasi tanah akibat aliran air hujan saat musim penghujan datang. Anda dapat menanam tanaman hias di halaman dan dapat menanam tanaman hias yang dapat menjalar di atap sebagai pelapis atap sebagai perisai pelindung dari cahaya matahari.

Cat Bagian Luar Rumah Anda dengan Warna Putih atau Warna Cerah Lain

Cara yang paling ampuh untuk melawan teriknya matahari musim kemarau adalah menggunakan cat putih pada rumah Anda. Terbentuknya warna putih sendiri diakibatkan oleh terpantulnya seluruh elemen cahaya nampak, termasuk gelombang cahaya yang membawa panas matahari.

Menggunakan warna putih sebagai cat rumah Anda selain memberikan aksen minimalis, akan menjadi reflektor hingga gelombang panas tersebut tidak mencapai rumah Anda. Anda dapat mengecat atap Anda dengan kapur untuk menangkal panas. Saat musim hujan, kapur akan terlarut hingga warna putihnya akan hilang.

Berikan Ventilasi yang Cukup Pada Tiap Ruang

Ventilasi merupakan senjata utama untuk menyuplai udara segar nan dingin, dari luar rumah ke dalam rumah Anda. Untuk memastikan hal tersebut, Anda harus memasang ventilasi udara yang cukup di tiap ruangan rumah Anda. Pasanglah ventilasi di arah yang berlawanan dengan jendela pada ruangan tesebut. Hal ini akan memudahkan udara bersirkulasi dengan lancar dan membawa panas dari dalam keluar, dan memasok udara dingin nan sejuk dari luar rumah. Bukalah jendela pada jam 5 hingga 9 pagi, karena pada jam tersebut, udara masih bersih dan sejuk.

Pasang Gorden di Jendela

Penggunaan gorden bukan hanya bertujuan mempercantik rumah Anda. Gorden pada dasarnya adalah alat untuk mencegah cahaya matahari masuk dan membawa gelombang panas. Gunakan Gorden yang memiliki bahan bersirkulasi baik dan memiliki warna cerah agar panas tidak menyerang ruangan keluarga Anda.

Gantung Tanaman Hias Didekat Jendela

Seperti pemasangan gorden, tujuan memasang tanaman hias pada jendela adalah untuk menyerap panas. Tanaman hias juga dapat membantu memasok oksigen di dalam rumah Anda dan menjaga sirkulasi udara agar berjalan lancar tanpa hambatan. Agar lebih menarik, pasanglah tumbuhan yang memiliki warna cerah seperti  bunga mawar, anggrek, bahkan tanaman hias penyerap polusi seperti lidah mertua.

Memasang Tirai Bambu

Bambu digunakan oleh masyarakat Tionghoa karena kemampuannya untuk melindungi rumah Anda dari gelombang panas. Anda dapat memasang tirai bambu di depan rumah agar terlindung dari efek mikro rumah kaca yang biasanya terjadi pada musim panas. Anda juga dapat menggunakan tirai bambu sebagai pengganti gorden kain. Tirai bambu juga akan menambahkan sentuhan alami yang cantik pada rumah Anda.

Ganti Bohlam dengan Lampu Neon

Penggunaan bohlam memberikan ekstra kenaikan suhu pada rumah Anda. Karena pada dasarnya lampu tersebut menghasilkan cahaya dengan mengaliri logam dengan listrik. Proses ini juga melepaskan panas yang cukup besar. Teknologi terbaru telah mengalihkan pilihan masyarakat masa kini karena lebih hemat listrik dan yang paling penting, panas yang dilepaskan oleh lampu neon maupun lampu led lebih kecil dibandingkan dengan lampu bohlam berbasis kawat wolfram. Jadi, dengan menggunakan led dan neon, Anda bukan hanya mendapatkan penerangan yang baik, Anda juga dapat menghemat energi dan keuangan.

Demikian artikel tips menjaga rumah agar tetap sejuk dan segar saat musim kemarau tiba. Menjaga rumah tetap sejuk pada musim kemarau pada sadarnya adalah memperlancar sirkulasi udara dan mencegah gelombang panas dari cahaya matahari masuk kedalam rumah. Untuk mencapai tujuan tersebut, Anda dapat menggunakan cara alami yakni dengan memperluas ruang hijau di rumah Anda. Sedangkan cara teknis adalah dengan memasang tirai bambu, gorden, menambah ventilasi, dan mengganti penerangan bohlam menjadi lampu neon atau LED.

Dengan demikian, ketika Anda hendak over kredit rumah yang Anda huni. Pembeli merasa lebih tertarik untuk membeli rumah yang Anda jadikan tempat tinggal tersebut. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan