Bagaimana Memilih Jaminan Sosial yang Tepat dan Mekanismenya?

Saat ini tentu banyak masyarakat yang mendengar bahwa semua warga negara berhak mendapatkan jaminan sosial. Dengan kata lain, anda tidak perlu bingung berobat atau mendapatkan perawatan kesehatan jika memang diperlukan. Caranya yaitu dengan membayar iuran bulanan ke salah satu perusahaan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Dengan nominal yang juga sangat terjangkau. Mudah bukan?

Kemudian pasti akan berkembang pemikiran, apakah kita cukup menggunakan jaminan kesehatan ini saja. Ataukah kita harus menggunakan jaminan kesehatan lainnya. Untuk menjawab pertanyaan ini, maka anda perlu mengetahui apa sebenarnya fungsi dari sebuah asuransi termasuk jaminan untuk sosial kesehatan tersebut:

  1. Membantu anda berjaga-jaga jika sewaktu-waktu anda harus menggunakan jasa dokter atau rumah sakit, khususnya jika tabungan anda tidak memenuhi untuk menutup biayanya.
  2. Ketika anda membayar premi asuransi kesehatan ini bukan berarti anda berinvestasi yang nanti uangnya akan bertambah banyak.
  3. Tidak semua asuransi kesehatan akan menutup biaya untuk penyakit apapun yang diderita oleh pasien.

Dari beberapa manfaat yang disebutkan di atas, maka anda dapat menentukan bukan bahwa seharusnya anda memilih asuransi kesehatan yang memiliki manfaat untuk pertanggungan penyakit-penyakit yang mungkin atau sering anda derita. Jika kemudian jaminan sosial yang anda ikuti khususnya milik pemerintah ini belum dapat membantu anda mengatasi penyakit tersebut. apa salahnya memilih asuransi kesehatan yang lain, selama anda mampu untuk membayar preminya dan tidak memberatkan anda.

Bagaimana Mekanisme Atau Prosedur Jaminan Sosial yang Tepat?

Fungsi dasar dari jaminan sosial yang memberikan kemudahan dan keadilan terhadap penggunaan fasilitas pelayanan dasar di suatu negara, membuat implementasi atau pelaksanaannya harus dilakukan secara efektif dan efisien. Ini untuk memastikan bahwa jaminan tersebut bisa benar-benar tepat kepada sasaran yang diharapkan yaitu masyarakat yang memiliki keterbatasan dan kemampuan yang kurang. Untuk dapat menerapkan jaminan tersebut secara efektif maka diperlukan komitmen dari pemerintah maupun masyarakat untuk saling bersinergi dalam memberikan informasi yang sebenar-benarnya.

Seperti kita ketahui, jaminan untuk sosial biasanya memiliki dua bentuk yang pasti yaitu berupa asuransi dimana pelaksanaannya harus membayarkan premi dalam nilai terjangkau serta berupa bantuan dimana tidak mengharuskan adanya pembayaran premi atau pembayaran lainnya. Biasanya pemberian bentuk jaminan ini menggunakan strategi utama yaitu:

  • Diberikan secara universal dimana semua warga bisa mendapatkannya, serta diberikan secara selektif dimana hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memperolehnya,
  • Berupa barang langsung, misalnya uang cash atau barang yang diperlukan atau berupa manfaat seperti pelayanan kesehatan gratis.

Adapun penyelenggara dari jaminan ini, juga bisa diserahkan kepada pihak swasta atau dikelola langsung oleh pemerintah. Dengan adanya jaminan ini diharapkan tidak akan ada lagi masyarakat yang merasa terdiskriminasi hak-haknya, sehingga terwujudlah sebuah tatanan masyarakat yang harmonis dan kondusif untuk berusaha. Sekali lagi, memang agar sebuah jaminan sosial yang diberikan bisa tepat sasaran, diperlukan kerjasama dari semua pihak termasuk masyarakat di dalamnya.

Tinggalkan Balasan