7 Tips Menjaga Keamanan Password

WiMiu – Password, mungkin kata tersebut sudah tidak asing lagi bagi Anda yang sering membuka email, facebook, twitter, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan password merupakan kunci dari segala yg kita punya di dunia maya.

Password merupakan kode-kode rahasia yang harus dijaga keamanannya. Banyak hal negatif yang dapat terjadi ketika password Anda bocor ke tangan orang lain.

Berikut 7 tips singkat agar password yang Anda miliki terjaga keamanannya.

1. Tidak Menggunakan Password Default

Password default adalah password yang kita dapat pertama kali. Password standar ini sebaiknya memang harus cepat diganti lantaran sangat rentan. Pasalnya, password ini dapat dicari dengan mudah.

Terkadang administrator takut lupa dengan mengubah-ubah password default yang ada, sehingga seorang penyusup dapat mengambil alih sistem.

2. Tidak Memakai Password Hint

Terkadang kita takut lupa dengan password yang sudah kita masukkan ke dalam sistem, sehingga kita perlu membuat sebuah pengingat bila kita lupa dengan password tersebut. Nah, pengingat ini disebut password hint. Bila kita membuat pertanyaan dengan password hint ini maka dengan cepat kita dapat mengingat kembali password yang lupa tersebut.

Begitu juga dengan para peretas, mereka akan mencoba-coba dengan menebak password kita dengan berbagai pertanyaan di password hint, lama kelamaan password tersebut akan tertebak.

3. Tidak Menuliskan Password

Pemilik password sering kali takut lupa dengan password yang telah dimasukkan, sehingga pemilik password akan menuliskan berbagai user id dan passwordnya ke dalam media lain seperti notebook, notepad, password folder, buku, handphone dan lainnya.

Hal ini juga cukup rentan bocor. Mengapa rentan? Karena bila berbagai peralatan tersebut hilang, maka semua informasi tentang user id dan password tersebut cepat atau lambat akan diketahui oleh si pencuri.

4. Menggunakan Password yang Kuat

Pemilik password seringkali menggunakan password yang pendek saja, kalau saja bisa lebih pendek dari 3 character maka user tersebut akan memberikan password yang pendek. Untung saja saat ini sistem memberikan panjang password minimal 6 karakter dan maksimal 254 karakter. Semakin panjang sebuah password maka akan semakin kuat keamanan password tersebut.

Password yang kuat dapat dibuat dengan kombinasi angka dan huruf bahkan berbagai karakter yang lain. Beberapa admin saat ini menggunakan password yang cukup panjang, ditambah dengan enkripsi seperti PGP key dan lainnya, sehingga cukup sulit untuk dapat menebak password tersebut.

5. Sering Mengubah Password

Pemilik password sebaiknya secara berkala mengubah password untuk autentikasi tersebut. Semakin sering password berubah semakin baik, karena semakin sulit si penebak password menjebolnya. Perubahan terhadap password tergantung si pemilik, bisa seminggu, sebulan, tiga bulan sekali dan lainnya. Asal si pemilik tidak lupa dengan password yang sudah diubah tadi.

6. Tidak Memakai Password Sama pada Beberapa Akun

Pemilik password kadang sering lupa dan sering membuat akun yang cukup banyak, sehingga mereka setiap membuat akun baru menggunakan user id yang sama dan password yang sama, ini sangat rentan dan bahaya. Jika password salah satu akun diketahui, maka semua akun akan dapat diambil oleh peretas.

7. Menggunakan Manajemen Password

Untuk membantu mengingatkan kembali berbagai password dan berbagai akun, seringkali kita sangat kesulitan. Tapi tidak perlu khawatir karena sudah banyak saat ini aplikasi untuk membantu menata password kita.

Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dari internet maupun berbayar, sehingga berapapun akun kita dan berapapun password kita dapat dengan mudah untuk diingat dan dibuka kembali. Tentu saja untuk membukanya dengan metode enkripsi juga.

Oleh karena itu, hati-hati dalam menjaga password Anda karena itu merupakan identitas pribadi kita dan jangan sekali-sekali meminjamkan password pada orang lain sekalipun teman akrab.

Tinggalkan Balasan