Apa Perbedaan Kamera Mirrorless dengan DSLR?

Apa Perbedaan Kamera Mirrorless dengan DSLR

Urusan memanjakan lidah, memang Indonesia lah yang paling juaranya. Anda tidak perlu repot untuk pergi ke restoran mewah atau pun ke pusat perbelanjaan. Berbagai macam kuliner khas nusantara, dapat Anda cicipi hanya dengan di gerai pinggir jalan. Hal yang membedakan pun hanya soal cara penyajian dan kemasan. Jika membicarakan mengenai kuliner nusantara, sebenarnya bukan hanya sekedar mengenai rasa, namun juga penampilannya yang selalu saja menggugah selera. Belakangan ini muncul sebuah trend yang begitu menarik. Mengabadikan makanan dengan menggunakan kamera dan mengunggahnya ke media sosial. Sekarang ini kamera mirrorless dapat diandalkan untuk dijadikan senjata saat berburu foto kuliner.

Mungkin Anda masih asing dengan kamera jenis ini. Kamera ini merupakan DSLR yang tidak memiliki bagian pemantul cahaya. Tanpa adanya pemantul cahaya yang berguna untuk membelokkan cahaya, ukuran kamera ini lebih menciut bila dibandingkan dengan kamera DSLR yang lainnya. namun untuk masalah kualitas, kualitas dari kamera ini hampir sama dengan kualitas DSLR. Lensa dari mirrorless biasanya dirancang dengan berukuran lebih kecil bila dibandingkan dengan lensa DSLR lainnya.

Agar bisa mendapatkan gambar makanan yang baik, ada beberapa tips saat mengambil gambar makanan dengan menggunakan kamera mirrorless. Pertama, gunakan pencahayaan secara natural. Anda bisa mencari tempat yang mempunyai cukup banyak cahaya, sekalipun di dalam ruangan, Anda tidak perlu mengandalkan flash, namun menggunakan cahaya yang berasal dari dalam, agar foto terlihat menjadi semakin natural. Penggunaan mirrorless dengan kemampuan yang besar juga begitu memudahkan pengambilan gambar tanpa menggunakan flash. Anda tidak perlu cemas karena hasil dari gambar tersebut akan tetap memiliki kualitas yang baik. ISO merupakan kemampuan atau tingkat dari sensitivitas sensor kamera saat menyerap cahaya. Jika semakin besar nilai yang berada disetingan ISO berarti akan semakin sensitif pula cahaya yang diperoleh.

Kedua, gunakan efek bokeh. Fokus pada sebuah bagian makanan dan tentukan bagian yang ingin lebih Anda tonjolkan. Dengan memanfaatkan setting diafragma atau bukaan yang besar nantinya dapat menghasilkan foto dengan efek yang lebih dramatis. Detail dari ketajaman juga ditentukan dari kualitas sensor yang lebih mumpuni. Kamera ini sudah dibekali menggunakan sensor APS-C, sensor ini berukuran setara dengan DSLR serta bisa menghasilkan ketajaman dengan kualitas pixel yang begitu baik.

Ketiga, tampilkan warna dari makanan. tidak ada sebuah peraturan baku yang tidak memperbolehkan foto hitam putih di makanan. akan tetapi foto makanan bisa terlihat begitu menarik saat Anda memberikan warna. Paduan warna dari buah dan coklat dari es buah. Siapa yang tidak ingin mencicipi makanan tersebut setelah semua warna-warna tampil dengan begitu baik? Anda bisa mengatur saturasi serta white balance sehingga warna yang diberikan bisa terlihat menjadi natural serta tidak ada warna yang terlihat kekuningan dan kebiruan. Selain teknis, kamera ini juga bisa memproduksi warna dengan begitu baik.

Terakhir, angle. Mungkin Anda sering menemukan foto makanan yang berada di media sosial seperti di instagram atau path yang diambil dari sudut pandang atas. Belakang hal ini menjadi pilihan angle yang sangat populer karena dapat menghasilkan sebuah gambar yang menarik dan unik. Dengan ukuran yang nampak kompak,. Memainkan angle dengan menggunakan kamera mirrorless ini bisa menjadi begitu mudah serta menyenangkan. Anda tidak perlu mengorbankan kualitas dari gambar untuk bisa mendapatkan gambar yang menarik.

Tinggalkan Balasan