Coba 5 Kuliner Halal Korea Ini Saat Liburan

Coba 5 Kuliner Halal Korea Ini Saat Liburan

Mungkin belasan tahun lalu kita melihat budaya Jepang sebagai kiblat budaya pop atau pop culture dunia, tapi beberapa tahun belakangan ini sepertinya giliran Korea yang mengambil alih.

Ya, dunia seolah tersihir dengan gencarnya soft power yang dikembangkan oleh negeri ginseng ini. Tidak luput juga kita, Indonesia.

Hampir semua yang berbau Korea laris manis digandrungi banyak orang. Mulai dari anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa. Tidak hanya gaya fashion, tapi juga musik, film, serial drama, bahkan kuliner khasnya yang kaya. Semua dikenal betul oleh mereka yang tergila-gila dengan segala hal tentang Korea.

Jangan tanya soal pengetahuan mereka akan kuliner Korea. Pastinya, kalau ditanya mereka akan dengan lancar dan fasih menjelaskan semuanya dengan mata yang berbinar-binar. Populernya kuliner Korea juga lah yang menjadikan ramainya restoran yang menyajikan berbagai kuliner khas Korea di Indonesia.

Akan tetapi, seperti yang sudah kita tahu, Korea adalah negara dengan penduduk muslim yang tidak banyak atau bisa dibilang minoritas. Jadilah, kekayaan kulinernya tidak semua halal. Tapi bukan berarti tidak ada sama sekali, lho.

Bagi kamu yang akan berlibur ke sana dan ingin melakukan wisata kuliner, jangan dulu mengurungkan niat. Ada banyak makanan khas Korea yang halal baik dari segi bahan masakan maupun cara pengolahannya. Kamu juga bisa dengan mudah menemui kedai atau restoran berlabel halal dari lembaga halal di Korea.

Apa saja ya makanan khas Korea yang halal untuk jadi panduan kamu nanti saat berlibur ke sana. Tentunya, selain kimchi dan gimbap, ya. Simak yuk!

1. Haemultang

Masakan ini bisa jadi salah satu tolok ukur kalau orang Korea sangat andal dalam mengolah kuliner yang berbahan dasar makanan laut atau seafood.

Haemultang pada dasarnya adalah sup yang berisi beragam makanan laut. Panganan ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu dalam proses cara pemasakannya karena sangat lain dari pada biasanya.

Untuk memasak sajian ini, pertama-tama bumbu, kaldu, dan air akan diletakkan di atas wadah dengan api di bawahnya. Kemudian setelah itu, bahan-bahan lainnya yaitu makanan laut sepeti udang, kerang, cumi-cumi, hingga gurita dimasukkan ke dalam wadah dengan kuah yang sudah mendidih tadi dalam keadaan hidup.

Tapi tenang, sebelum dimasak, tentunya bahan-bahan makanan laut tadi sudah dibersihkan sebelumnya, dan terbukti aman dan kesegaran masakannya tidak perlu diragukan.

2. Cheonggukjang

Makanan khas Korea yang satu ini rasanya sangat pas untuk dicoba oleh kamu yang vegetarian. Cheonggukjang adalah makanan yang diolah dari biji kedelai.

Prosesnya adalah dengan membersihkan kacang kedelai, lalu difermentasi dan kemudian disajikan sebagai sup yang dicampur dengan tahu putih dan sayuran lain, seperti kol putih. Banyak yang bilang kalau sup ini adalah salah satu menu favorit masyarakat Korea.

Cheonggukjang memiliki aroma dan rasa yang sangat kuat, tentu karena proses fermentasi. Namun, tentunya kita sebagai orang Indonesia tidak akan masalah dengan hal itu, karena memang kekayaan kuliner nusantara juga kebanyakan memiliki aroma dan cita rasa yang tajam.

3. Dakbal

Siapa yang suka olahan ceker ayam? Wah, pasti nanti akan menyukai sensasi yang berbeda ketika mencicipi Dakbal, ceker ayam dengan cita rasa pedas saat traveling ke Korea.

Kalau jalan-jalan ke surganya K-Pop tersebut, kamu akan menyadari bahwa olahan ceker ayam tidak hanya ada di Indonesia, tapi juga ada di negara lainnya. Semakin menyadari juga betapa kayanya olahan kuliner khas di Korea sana.

Sebenarnya, ada beragam cara untuk mengolah Dakbal, seperti direbus, ditumis, ataupun digoreng. Hanya saja yang paling populer adalah cara mengolah ceker ayam tersebut dengan menggunakan hot plate lalu dicampur dan dimasak bersamaan bumbu sesuai selera.

4. Gejang

Pernah membayangkan memakan kepiting yang masih mentah? Kalau iya, kamu harus segera mewujudkan bayangan tersebut dengan mencicipi Gejang saat traveling ke Korea.

Saking uniknya makanan ini, kamu tidak boleh lupa untuk memasukkan Gejang ke dalam daftar kuliner yang harus kamu coba.

Untuk mengolah Gejang, kepiting yang sudah dibersihkan akan dibelah menjadi dua bagian. Setelah itu akan digunakan bagian yang memiliki daging saja. Selanjutnya, kepiting itu akan diberi bumbu khas yang akan menambah cita rasa. Lalu, kepiting akan dibiarkan terendam dalam bumbu dan disimpan di dalam kulkas hingga sekitar 12 jam. Baru setelah itu Gejang siap dihidangkan.

5. Dak Dong Jib

Sama halnya seperti Dakbal yang menggunakan bahan yang biasa digunakan dalam masakan khas nusantara, Dak Dong Jib menggunakan empedal atau ampela unggas.

Bagi masyarakat dunia secara umum, menggunakan ampela sebagai bahan utama masakan rasanya adalah sesuatu yang kurang wajar. Bahkan, di Korea Selatan masakan ini agak sulit ditemukan karena lebih populer dan memang berasal dari Korea Utara.

Kalau cara masak empedal di Indonesia adalah digoreng hingga kering agar mengeluarkan cita rasa gurihnya, lain lagi kalau di Korea yang tidak menggorengnya, tapi menumisnya hingga tingkat kematangan sesuai selera.

Di sana, untuk membuat Dak Dong Jib adalah dengan memasak empedal di atas hot plate dan ditambahkan denga bumbu seperti lada, bawang merah, bawang putih, dan juga tidak ketinggalan gochujang, sambal khas Korea.

Itulah lima kuliner halal khas Korea yang harus kamu coba. Namun, meski bahannya halal, mesti dipastikan juga kalau bahan lainnya juga halal, ya. Supaya lebih gampang baiknya kamu mampir ke kedai atau restoran yang menyertakan label dan sertifikasi halal.

Nah, sudah siap nih daftar untuk wisata kulinernya. Kalau tiket sudah beli belum? Pastikan sudah memesan tiket online pesawat di Reservasi.com. Selain mudah mencari tiket murah, di Reservasi.com juga bisa cari promo hotel. Yuk, cek sekarang!

(Foto: Pixabay)

Tinggalkan Balasan