Teh Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Khasiat teh bagi kesehatan tubuh sudah teruji dalam banyak hal. Mulai dari menjaga kekebalan tubuh hingga perawatan tubuh. Hal tersebut tak lepas dari khasiat alami yang terkandung di dalam tumbuh-tumbuhan penghasil teh yaitu daun teh Camellia sinensis. Proses pembuatannya pun berpengaruh pada terjaganya zat-zat alami yang ada di dalam daun teh agar tidak hilang, yaitu pengoksidaan, pemanasan serta pengeringan.

Khasiat teh banyak sekali bagi kesehatan. Mengkonsumsi teh secara rutin setiap hari terbukti mampu mengurangi rasa lelah, meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan kinerja tubuh dan juga meningkatkan kekuatan otak. Semua khasiat yang terkandung di dalam teh sebenarnya sama bagi semua jenis teh, namun ada jenis teh tertentu yang lebih mengkhususkan khasiatnya seperti teh hijau yang terkenal mampu melangsingkan tubuh. Secara umum teh sebenarnya dibagi menjadi 4 jenis yaitu :

  1. Black tea (teh hitam)

Disebut teh hitam atau teh merah sebenarnya dikarenakan dalam proses fermentasinya, daun teh diproses sampai hampir semua kandungan catechinnya mengalami perubahan kimiawi secara sempurna menjadi teaflavin dan tearubigin. Akibatnya warna daun teh berubah menjadi hitam atau merah. Teh hitam diperoleh setelah daun teh mengalami oksidasi sebelum dikeringkan. Teh hitam ini mengandung lebih banyak kafein dibandingkan dengan teh hijau. Namun dengan level yang lebih rendah dari kopi. Teh hitam ini sangat bermanfaat untuk mencegah kanker dan penyakit jantung, meningkatkan tekanan darah (bagi yang bertekanan darah rendah) dan menurunkan hormon stres.

  1. Green tea (teh hijau)

Teh hijau terbuat dari daun teh yang tidak mengalami proses fermentasi sehingga mengandung polyphenol konsentrat tinggi. Teh hijau memiliki kandungan kafein yang lebih sedikit dibandingkan teh hitam sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah banyak. Teh hijau juga mengandung flour yang dapat mengurangi resiko gigi berlubang. Manfaat lain yang diperoleh dari teh hijau yaitu untuk melawan penyerapan lemak ke dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lebih langsing, meningkatkan imun tubuh, meningkatkan kepadatan tulang serta menurunkan resiko diabetes dan alzaimer

  1. Oolong tea

Teh Oolong merupakan teh semi fermentasi karena proses fermentasi hanya dilakukan setengah jalan saja. Proses tersebut menghasilkan rasa yang unik yaitu pahit di awal lalu terasa manis setelah diminum. Teh Oolong ini terbukti mampu mempercepat metabolisme di dalam tubuh, menurunkan resiko diabetes dan memperlancar pencernaan tubuh.

  1. White tea (teh putih)

Teh putih menggunakan daun teh di bagian pucuk saja. Ekstrak teh putih terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi Staphylococcus, pneumonia, karies gigi dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Tinggalkan Balasan