Rumitnya Lomba Blog ICT USO EXPO 2012 Banjarmasin

WiMiU – Satu hari yang lalu tepatnya hari jumat (9/11) adalah hari terakhir diadakannya pameran ICT USO EXPO 2012. Pameran ini sendiri berlangsung selama tiga hari sejak rabu (7/11). Walaupun ini bernama pameran ICT USO EXPO 2012 namun anda jangan terkejut kalui di pameran ini sunyi tidak seramai pameran ICT biasanya. Maklum saja pameran ini sangat minim promosi bahkan tak ada satu koran lokalpun yang memberitakan pameran ini, entah apa sebabnya. Padahal pameran ICT USO EXPO 2012 ini sendiri sebenarnya merupakan pameran kategori nasional karena diselenggaran langsung oleh Kominfo.

Terlepas dari sunyinya pameran ICT USO EXPO 2012 Banjarmasin ini, saya tetap mengucapkan selamat atas terselenggaranya pameran ICT USO EXPO 2012 Banjarmasin dengan aman serta terima kasih telah menjadikan saya pribadi (Isnaini Shaleh) menjadi bagian dari acara tersebut yaitu sebagai pemenang kedua lomba blog yang diselenggarakan oleh Dishubkominfo Provinsi Kalimantan Selatan.

Terlepas dari saya adalah pemenang kedua lomba blog tersebut ada sedikit ganjalan dalam hati saya tentang lomba blog yang baru saja selesai ini. Berikut beberapa ungkapan hati tentang lomba blog ini.

Lomba Blog atau Lomba Menulis?

Saat membaca persyaratan lomba yang mengharuskan peserta yang masuk final untuk menulis posting kembali ruang rambai atau dengan kata lain di pameran ICT USO EXPO 2012 tersebut membuat saya berpikir ini lomba blog atau lomba menulis. Kenapa harus ada dua kali menulis? Selain itu, menulis dua kali pada akhirnya hanya akan membuat saya meninggalkan tugas sebagai pahlawan tanpa tanda jasa :D. Kalau ini adalah lomba blog kenapa yang dinilai adalah tulisan, jumlah share, popularitas tulisan tapi kalau ini adalah lomba menulis, kenapa harus pakai blog? Mungkin lebih baik lomba menulis di blog

Informasi yang minim

Salah satu kekurangan fatal menurut saya dari lomba ini adalah minimnya sosialisasi yang dilakukan panitia terhadap acara lomba ini. Itu bisa dilihat dari jumlah peserta yang hanya ada 26 peserta dan itupun ada beberapa yang tak memenuhi kriteria karena tidak menyertakan url tulisan yang akan diikutkan jadi kemungkinan peserta cuma 24 saja.

Selain jumlah peserta yang kurang, tidak adanya pemberitahuan kepada peserta final bahwa mereka posting menggunakan perangkat sendiri bukan disediakan oleh panitia juga sempat membuat saya bertanya-tanya apa disana nanti akan ada komputer lalu para finalis akan posting dari komputer yang disediakan panitia. Namun ternyata dugaan saya salah ternyata panitia tak menyiapkan satupun peralatan komputer untuk bisa menulis tulisan disana bahkan jaringan internet pun harus punya sendiri karena ternyata hotspot disana menggunakan pengaman dan hanya mereka yang mempunyai username dan password telkom saja yang bisa dengan leluasa menggunakannya.

Tidak adanya info menggunakan perangkat sendiri hampir saja membuat saya tak bisa mengerjakan tulisan final itu seandainya saya tidak mampir ke rumah adik saya dulu sebelum pergi ke pameran tersebut. Entah karena firasat, saya akhirnya meminjam laptop dan modem adik saya saat mau ke pameran tersebut dan ternyata itu berguna. Seperti yang saya tulis di atas bahwa panitia tidak menyediakan peralatan untuk final.

Hadiah yang tak lengkap

Bukan bermaksud tak bersyukur dengan apa yang telah didapat tapi sebagai panitia harusnya mereka konsisten dengan apa yang pernah mereka tulis di web lomba tersebut bahwa 10 besar atau finalis akan mendapat Merchandise namun kenyataannya bukan 10 besar yang mendapatkannya. Selain itu di web juga dikatakan bahwa juara I, II, dan III juga mendapatkan sertifikat selain hadiah yang dijanjikan ternyata itu juga tak diberikan.

Itu segelintir rasa yang berhasil saya ungkapkan tentang lomba blog yang baru saya ikuti. Terima kasih atas semua dukungannya hingga akhirnya saya mendapatkan juara kedua.

4 Comments

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan